6-8 inci
Diameter awal memberi ruang annulus untuk casing PVC 4 inci dan gravel pack.
STUDI KASUS · CIREBON, JAWA BARAT
Investigasi Geo Water Scan/AGR dilakukan untuk mengurangi ketidakpastian sebelum pengeboran. Tiga penampang dibandingkan secara relatif, Bentangan 2 diprioritaskan, lalu hasilnya diterjemahkan menjadi target geofisika 40-45 meter dan rancangan awal sumur casing PVC 4 inci.
PERTANYAAN PROYEK
Tujuan pekerjaan adalah membandingkan variasi respons bawah permukaan dari tiga bentangan dan memilih zona yang relatif paling layak diuji melalui pengeboran. Pendekatan ini tidak dipakai untuk menjanjikan keberadaan air atau debit tertentu, melainkan untuk memperkecil ruang keputusan sebelum pekerjaan drilling dimulai.
Area survei berada di Cirebon, Jawa Barat. Versi publik sengaja hanya menampilkan lokasi pada tingkat kabupaten/kota dan tidak memuat nama klien pribadi, titik GPS, maupun citra satelit dengan pin presisi.
PERBANDINGAN TIGA BENTANGAN
| Peringkat | Bentangan | Karakter utama | Interval prospek relatif | Peran |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Bentangan 2 | Stratifikasi relatif jelas; target ditandai di bagian kanan lintasan pada zona rendah-menengah. | 40-45 m | Target utama |
| 2 | Bentangan 3 | Pola berlapis cukup konsisten dan digunakan sebagai kontrol pembanding. | ±25-60 m | Alternatif / pembanding |
| 3 | Bentangan 1 | Heterogenitas lateral lebih kuat dengan perubahan pola yang lebih bervariasi. | ±25-60 m | Pendukung / pembanding |
TARGET UTAMA
Pada Bentangan 2, target dipilih pada zona dengan nilai relatif rendah hingga menengah di sekitar kedalaman 40-45 meter. Zona tersebut diperlakukan sebagai target geofisika utama untuk diuji melalui pengeboran, bukan sebagai kepastian akuifer produktif.
Kedalaman akhir awal direncanakan sekitar 45 meter. Sebelum rig ditempatkan, posisi target perlu dipindahkan kembali ke lapangan melalui staking dan tanda fisik yang disepakati.
DARI INTERPRETASI KE DESAIN AWAL
Rancangan berikut bukan desain final. Interval screen, gravel pack, kedalaman akhir, dan pemilihan pompa tetap harus dikoreksi berdasarkan litologi aktual serta hasil uji sumur.
Diameter awal memberi ruang annulus untuk casing PVC 4 inci dan gravel pack.
Interval awal bersifat indikatif dan harus mengikuti logging serta kondisi lapisan penutup.
Difokuskan ke zona target 40-45 m, tetapi dikunci setelah cutting/logging menunjukkan lapisan yang sesuai.
Disiapkan sebagai ruang dasar dan pengamanan bagian bawah screen.
Airlift, surging, atau pumping dilanjutkan sampai pasir dan kekeruhan relatif stabil.
HP, setting depth, dan debit operasi tidak ditentukan hanya dari hasil scan.
TAHAP VERIFIKASI
Mulai sekitar kedalaman 30 meter hingga kedalaman akhir awal 45 meter, logging perlu dilakukan lebih teliti untuk mencatat perubahan ukuran butir, indikasi masuknya air, loss circulation, kelembapan material, serta perubahan litologi yang memengaruhi penempatan screen.
BATASAN & TRANSPARANSI
Metode Geo Water Scan/AGR merupakan pendekatan tidak langsung. Penampang bukan foto literal lapisan geologi. Pada proyek ini, data mentah, konfigurasi pengukuran, satuan absolut color bar, panjang/orientasi setiap bentangan, peta geologi terverifikasi, dan data bor pembanding tidak tersedia pada bahan laporan.
Karena itu, publikasi ini sengaja tidak menampilkan angka resistivitas absolut, nama formasi, klaim debit, atau pernyataan bahwa sumur sudah berhasil. Jika hasil pengeboran dan pumping test tersedia kemudian, studi kasus dapat diperbarui sebagai tahap verifikasi berikutnya.
Kirim lokasi umum, kebutuhan air, luas area, dan data sumur sekitar bila ada. Tim kami membantu menyusun scope yang relevan tanpa membuka data sensitif proyek ke publik.
STATUS BUKTI PUBLIK
Yang dapat dibaca publik: konteks pekerjaan, metode, parameter teknis yang relevan, temuan, keputusan dan tahap verifikasi berikutnya.
Yang disamarkan: identitas klien pribadi, nilai kontrak, kredensial, dokumen internal serta koordinat presisi yang tidak diperlukan untuk memahami pembelajaran teknis.